Muamalat Center Consulting

J. Ardan Mardan, Lc., MA., MM., CM., Ph.D (cand)

Pengertian Manajemen Islam

Di dalam bahasa Arab terdapat dua kata yang menunjukkan makna manajemen, yaitu الإدارة danالتدبیـــــــــر . Dua kata tersebut dipandang mewakili makna manajemen, baik secara umum ataupun khusus. Al–Idârah berasal dari kataأدار yang berarti: mengatur, mengoperasikan. Firman Allah SWT: اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً حَاضِرَةً تُدِيْرُوْنَهَا بَيْنَكُمْ “Melainkan jika muamalah itu perniagaan tunai yang kamu jalankan diantara …

Pengertian Manajemen Islam Read More »

Al-Tsawâbit dan al-Mutaghayyirât dalam Manajemen Syariah

Satu hal yang perlu dimengerti dalam realita bermanajemen syariah saat ini, yaitu pemahaman dasar bahwa hukum-hukum syariat itu terbagi dua, yaitu hukum-hukum yang sifatnya permanen (al-tsawâbit) dan hukum hukum yang sifatnya fleksibel (al-mutaghayyirât). Hukum-hukum al–tsawâbit adalah hukum-hukum yang terdapat nash syar’i baginya secara jelas dari al-Quran dan as-Sunnah yang sifatnya qath’i (tidak mengandung kemungkinan makna …

Al-Tsawâbit dan al-Mutaghayyirât dalam Manajemen Syariah Read More »

Islam dan Manajemen

Pembahasan tentang manajemen bukan hal baru dalam Islam. Kita tidak memerlukan hukum baru tentang bagaimana bermanajemen berdasarkan syariat. Karena referensi dan rujukan tentang hal itu dengan mudah ditemukan di dalam nash al-Quran, as Sunnah dan kehidupan para pelopor sukes terdahulu hingga sekarang. Sederhananya, bahwa dimana ada sistem pengelolaan hidup manusia agar menjadi lebih baik, maka …

Islam dan Manajemen Read More »

Antara Al-Syathibi dan Maslow

Al-Syathibi bernama lengkap Abu Ishaq bin Musa bin Muammad al-Lakhmi al-Gharnathi al-Syathibi. Lahir pada tahun 730 H/ 1328 M di Gharnathah dan wafat pada tahun 790 H/1388 M di tempat kelahirannya, Gharnathah. Kata “al-Syathibi” dinisbatkan kepada daerah asal keluarganya, Syathibah (Xatiba atau Jativa) yang terletak di kawasan Spanyol bagian timur. Muhammad Rasyid Ridho (1282 H …

Antara Al-Syathibi dan Maslow Read More »

Hukum Denda Uang Dalam Murabahah

Pertanyaan: Pak, apakah denda keterlambatan dalam akad murabahah di bank syariah dibolehkan? Amril (Pekanbaru). Jawaban: Oleh:  Ardan Mardan, Lc., M.A., M.M., C.M. Bank Syariah boleh menarik denda keterlambatan dari nasabah (debitur) dalam akad jual beli murabahah. Syaratnya adalah nasabah (debitur) tersebut mampu membayar tetapi menunda-nunda pembayaran dengan disengaja, denda seperti ini adalah sanksi yang dibolehkan. …

Hukum Denda Uang Dalam Murabahah Read More »

Gerakan Ekonomi Islam Secara Kaffah

Ekonomi Islam lahir, bergerak dan berkembang diawali oleh suatu keyakinan bahwa ajaran Islam berkarakter komprehensif, universal dan integral. Gerakan berekonomi Islam tidak dipelopori oleh mereka yang memiliki keyakinan parsial dalam mengimplementasikan syariat agama ini. Paradigma parsial hanya akan melahirkan dikotomi dan sekulerisasi dalam beragama. Ini adalah noda hitam, jika Islam tidak difahami secara kaffah (utuh …

Gerakan Ekonomi Islam Secara Kaffah Read More »

Konsep Untung Perspektif Bisnis Syariah

Literatur ekonomi syariah mengakui eksistensi keuntungan (al-ribhu) dalam bisnis. Keuntungan bisnis dalam pandangan para ulama disimpulkan sebagai hasil dari suatu usaha (al-’amal) dan modal (ra’s al-mal). Peranan usaha dan kerja menjadi sangat penting untuk meraih keuntungan. Ekonomi Islam memandang keuntungan dalam bisnis tidak hanya berupa profit (laba) yang bersifat materi saja, namun ada juga pandangan …

Konsep Untung Perspektif Bisnis Syariah Read More »

Membumikan Akad Bisnis Syariah

Karakter bisnis syariah yang komprehensif menuntut pelakunya agar memahami konsep akad bisnis syariah seutuhnya. Akad yang berbeda berpengaruh terhadap implikasi hukum dan tanggung jawab yang berbeda pula. Sehingga pihak-pihak yang melakukan transaksi harta yang berorientasi laba (profit oriented) harus cakap saat berakad. Kecakapan berakad tersebut diindikasikan oleh kecerdasan, kedewasaan dan kebebasan antarpihak-pihak dalam akad. Di …

Membumikan Akad Bisnis Syariah Read More »

Ekonomi Berkah

Pada perilaku konsumsi dan produk si seorang muslim, terdapat satu nilai yang senantiasa harus eksis dan melekat yaitu nilai keberkahan. Maknanya ketika seorang konsumen muslim mengkonsumsi barang maupun jasa, maka hendaknya dipastikan perilakunya tersebut bernilai keberkahan. Sama halnya pada perilaku produksi, di saat produsen muslim memproduk suatu barang dan jasa maka nilai keberkahan harus eksis …

Ekonomi Berkah Read More »